Wednesday, July 30, 2014

Deskripsi



Jemari mulai menyapa
Saat lekuk tubuh binal bertelanjang dada
Menari bagai seorang pelacur
Berjuang mempertahankan kebenaran yang kita yakini

Saat mereka menghardik
Gejolak jiwa menari
Sajikan gerakan-gerakan penuh birahi
Mencoba menantang kejamnya rezim
Yang menghalangi kebebasan gerakkan tarian zaman

Aku tertunduk malu
Saat mendengar lidahmu menari
Bersilat penuh ambisi
Menganggap kami sebagai budak-budak jelata
yang tak boleh bersuara tetang kebenaran

Inikah calon pemimpin kami?
Berteriak penuh amarah
Menebar fitnah dan rasa benci
Menelanjangi seperti pelacur
Agar kebenaran yang selama ini tersaji
Dibutakan oleh surga dunia
Yang menari binal di depan mata

Sebelum raga ini tak bernyawa
Sebelum butiran peluru
Alirkan darah basahi pertiwi
Kami hanya ingin mencoba
Goreskan tinta dengan pedang
Seraya mengingatkan tuan
Bahwa kami bukan orang gampangan
Yang semudah itu termakan tipu daya
Anjing-anjing gila seperti tuan

8 comments:

  1. masyarakat sudah pintar memilih,,,dan semoga pilihan itu benar adanya,,,,keep happy blogging always,,,mohon maaf lahir batin...salam dari Makassar :-)

    ReplyDelete
  2. pembodohan pada rakyat mah udah basi, hari ginih rakyat udah pada pinter.

    Mohonmaaf lahir batin yah

    ReplyDelete
  3. gambarnya mak nyus
    kayak yang gebuki tdk pernah salah saja tuh

    ReplyDelete
  4. rakyat jelata disalah-salahkan meskipun dia benar adanya
    yang berduit dan berkuasa selalu menang

    ReplyDelete
  5. nggak sebanding tuh 1 vs 10

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar anda.