
tapak kaki pun berbekas
saat ayunan langkah menginjak bumi
saat senja hadir iringi alunan nada
yang tercipta dari petikan-petikan gitar sang pujangga
ini cerita tentang kedewasaan
tentang perjalanan hidup yang menambah pengalaman
rasa kenyang hampiri raga dan telah berikan ribuan kisah
agar kaki ini tak salah dalam melangkah
Jingga senja yang tadinya redup
perlahan mulai gelap
hingga malam pun menjadi harap
rasa syukur masih terucap
sebab raga masih berdiri tegap
sesekali kumenatap ke ombak
suara bising masih setia ramaikan malam
tak pernah berhenti meski hujan terus berontak
dan terus bernyanyi hibur raga yang terlajur merasakan kelam
perlahan nelangsa yang terasa mulai terhapus
saat teman sejawat mencoba beri sedikit tawa
meski sedikit namun efektifitas jelas terasa
hingga anjing pun melonglong mengusirku untuk bergegas
No comments:
Post a Comment
Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar anda.