Friday, March 9, 2018

Selamat Pagi Hujan










Selamat pagi hujan
Terimakasih kau telah ingatkanku
Terimakasih kau telah berbicara pada rindu
Walau sesalku tak bisa kembalikan waktu

Selamat pagi hujan
Jangan kau halangi pagiku
Deras sapaanmu membuatku layu
Tak bisa kukepakkan lagi sayap patahku

Selamat pagi hujan
Akhirnya kita bertemu disini
Di tempat kutanam seribu tanya
Tentang mereka yang pergi berlalu
Dan tentang belum sempat kumiliki

Selamat pagi hujan
Jangan buat aku larut dalam episode kelam masa lalu
Jangan kau buat aku melupakan tuhanku
Sehingga membuatku dalam kekafiran

Selamat pagi hujan
Ajari aku beridiri tegak ditengah sapuan badai
Kokohkan kakiku agar kuat menahan ombak
Hingga aku mampu melawan
Kehinaan yang coba runtuhkanku


09 maret 2018

Monday, January 8, 2018

Sepenggal Waktu











Sepenggal waktu
Berasama detik berjalan seirama
Bertahan dalam balutan kata
Hingga aksara terhapat bagaikan benalu

Sepenggal waktu
Tlah berhasil rapuhkan kokohnya tiang penyangga
Rapuh bersama detik yang berjalan
Membuka mata senandungkan kata
Tak ada yang bisa melawan waktu

Sepenggal waktu
Berlalu bersama cahaya yang semakin gelap
Redup bersama lilin yang melemah
Terhenti saat nafas tak lagi berhembus

Tuesday, August 8, 2017

Mimpi











Mimpi
Antar kenyataan dan dunia fana
Menari-nari saat lelap tidur mencoba menanti pagi
Tak peduli dingin dan pekat kabut menyelimuti

Mimpi
Kadang datang bagaikan malaikat
Memberi seuntai senyum saat pagi menyambut
Kadang juga datang seperti setan
Membuat keringat dingin mengucur

Mimpi
Mungkin hanya sebuah ilusi
Namun terasa begitu nyata
Bahkan kadang bisa jadi sebuah tanda

Wednesday, June 7, 2017

GERSANG










Ku hampiri tanya
yang kembali terulang
Saat serpihan kejenuhan
coba mempertegas jati diri
Mimpi yg dulu menggebu
kini tak mampu menopang badan

Selir hembusan angin seolah berkhotbah
Mencoba beri sedikit motifasi
agar nafas sesak keluar dari persendian
Kugapai tongkatku Sebari berharap
titah tuhan beri sedikit pertolongan

Saat itu hujan tlah lama kunanti
Kemarau panjang tlah membuat
rumput di savana menguning
Banyak nafas tlah berhenti
hingnga tersisa tulang
Yang bersembunyi dibalik belatung

Rumput, pepohonan
dan sejumlah mahluk lainnya mulai berdendang
Nyanyikan syair penuh harapan
Berharap langit
tersentuh dan menagis kencang
Nyanyian itu seperti suara mereka
yang sedang merintih kehausan

Wednesday, April 19, 2017

Bungaku










Bungaku
Maaf aku datang menyapamu
Mungkin ini bukan saat yang tepat untukku
Namun aku tak punya pilihan
Sepenggal kata yang terpaksa bangunkanku

Bungaku
Maaf aku datang menyapamu
Aku hanya ingin mencari sedikit celah
Agar namaku terpajang jelas dihatimu
Walau itu tak berbingkai

Bungaku
Kesadaranku sesungguhnya tlah mencoba halangi niatku
Namun penyesalan tak ingin terucap dalam senandungku
Untuk bisa merasa sedikit kecupan darimu

Bungaku
Saat kau baca titahku
Aku hanya ingin berharap
Sedikit manis dari sepotong roti

Maka dari itu
ijinkan aku mendobrak pintu hatimu
Agar kutau
dimana tempat yang layak
untuk melukis namaku

Saturday, April 1, 2017

Bangkit dan berdirilah kawan











Ada sesuatu yang tak biasa
Itu jelas terlihat dari bening matamu
Sesuatu yang menandakan
Dirimu dalah tekanan hebat
Sekitar matamu basah
Seperti sedang dirundung pilu

Bekata aku dalam hati
Mencoba untuk memasang pundak
Untuk kau lampiaskan kesedihan
Atau untuk menopang ragamu
Agar tak semakin jatuh terpuruk

Bertahanlah kawan
Ini ujian tuhan
Yakinlah akan datang bahagia
Saat itu mentari akan datang
Beri sedikit cahaya kala hujan
Hingga senyum terindah itu
Kembali temani harimu