Tuesday, December 3, 2019

Secawan Kopi















Kamu adalah patahan sajak
Saat pahitmu terasa begitu nikmat
Lidahku seolah menari binal
Disudut bibir secawan kopi


Kunikmati engkau penuh birahi
Nafsuku menggelora
Meski asap panas hadir
Saat lidahku menyetuh bibir cawanmu


Indraku terangsang
Pekat dan dingin malam
Seperti sebuah imajinasi
Hingga terlahir bait kata
Yang mungkin hanya ilusi

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Silahkan tinggalkan komentar anda.